AirAsia, kini di Don Mueang

“Apa pun yang terjadi di Thailand, entah itu banjir, tsunami atau bahkan konflik politik, tak akan mempengaruhi pariwisata,” tegas Tassapon Bijleveld, Chief Executive Officer – Thai AirAsia dalam jumpa pers di Bandara LCC (Low Cost Carrier) Don Mueang, Bangkok tanggal 9 Oktober 2012. Terhitung mulai 1 Oktober 2012, AirAsia, maskapai berbiaya rendah ini mengalihan markasnya di Bangkok dari Suvarnabhumi ke Don Mueang.

Don Mueang sendiri adalah bandara yang dulu juga dikenal dengan nama bandara Bangkok. Diresmikan pertama kali pada 27 Maret 1914, bandara ini sempat melayani sekitar 80 maskapai dan 30 juta penumpang per tahun. Aktifitas Don Mueang kemudian dialihkan ke bandara Suvarnabhumi yang lebih modern pada tahun 2006. Tahun 2007 Don Mueang kembali dibuka untuk beberapa penerbangan domestik. Meski saya membaca informasi bahwa bandara ini juga merangkap fungsi sebagai bandara militer, tapi tak ada sama sekali kesan militer yang saya lihat saat saya datang.

Bangunannya cukup luas dengan jalan tol khusus yang langsung menuju ke pusat kota Bangkok. Untuk ukuran bandara LCC, Don Mueang bahkan sangat luas, menurut saya. Tak ada hiruk pikuk dan kemacetan di jalur penurunan penumpang. Meski terminal AirAsia dipenuhi banyak calon penumpang, tapi rasa nyaman tetap terasa. Semua teratur.

Lobby check in cukup luas dengan menyiagakan 44 buah konter dari 124 konter yang tersedia. AirAsia tampaknya serius ingin memangkas proses pemberangkatan penumpang yang dianggap mengurangi efisiensi. Tassapon Bijleveld, CEO yang akrab disapa Mr. Tas menegaskan keseriusan AirAsia di Thailand dalam mengoptimalkan operasionalnya.

Suvarnabhumi yang sudah terlalu ramai dan potensi pariwisata Tahailand yang terus berkembang kemudian membuat Mr. Tas memutuskan untuk memindahkan aktifitas armadanya yang kini diperkuat dengan 23 buah Airbus-320 – dan akan bertambah lagi – ke  Don Mueang yang kini beroperasi sebagai bandara LCC terbesar di Thailand.

“Antrian pesawat di landasan Suvarnabhumi adalah salah satu contoh pemborosan bahan bakar,” jelas mantan Managing Director di Warner Music Thailand ini. Menyadari perkembangan pariwisata Thailand yang terus berkembang, AirAsia merasa perlu memiliki ruang gerak yang lebih luas. Tak ada antrian pesawat dan lobby check in yang luas adalah salah satu langkah efisiensi yang jitu dari AirAsia untuk melayani jumlah pelanggannya di Thailand yang mencapai 8 juta penumpang internasional dan 3 juta untuk domestik per tahunnya.

“Kita akan bisa menghemat 2 hingga 3 persen biaya bensin per tahunnya,” jelas Mr. Tas lagi. Jelas suatu langkah efisiensi yang cukup signifikan karena untuk pembelanjaan bahan bakar, AirAsia harus mengeluarkan anggaran sebesar 75 juta Baht per tahunnya. Bayangkan jika pesawat harus selalu antri di landasan untuk sekedar take off.

Meski Don Mueang sendiri adalah bandara lama yang dioperasikan kembali, tapi kesan modern dan nyaman sangat terasa. Ruang gate dan boarding room terasa sangat lega dengan beberapa playland membantu para penumpang yang membawa anak-anak kecil. Duty free, kafe dan restoran juga tersebar di sepanjang koridor selepas gerbang imigrasi menuju gate keberangkatan.

Penumpang yang berlalu lalang juga dihibur dengan layar monitor interaktif berukuran besar. Siapa pun yang lewat di depan layar monitor akan ikut tampak di monitor dengan latar pemandangan dan hujan salju yang atraktif. Sekedar melepas rasa bosan, rasanya monitor besar ini akan menjadi sarana tepat untuk penumpang yang doyan bergaya narsis.

Untuk melepas lelah, Don Mueang punya cara unik. 2 buah ruangan kecil yang dibatasi dengan tirai tipis disediakan secara gratis buat penumpang yang ingin sekedar leyeh-leyeh atau bahkan tidur. Segelas Iced Café Latte racikan Starbucks menemani saya untuk sekedar meluruskan kaki di bilik ini. Nyaman dan gratis tentunya.

Untuk transportasi, bagi para penumpang lanjutan dan/ke Suvarnabhumi disediakan shuttle secara gratis  yang broperasi mulai pukul 5 pagi hingga pukul 12 malam. Tersedia juga bus khusus menuju daerah Siam Area. Info detil bisa dilihat http://www.donmuangairportonline.com/

Saat ini terdapat 3 maskapai yang beroperasi di Don Mueang: AirAsia, Nok Air dan Orient Thai.

Iklan

2 responses to “AirAsia, kini di Don Mueang

  1. Lebih enak bandara Don Mueang karena lebih deket ke city ya? Selain AirAsia, ada airlines lain yg beroperasi di DM kah?

Komentar ditutup.