The Flavours of Philippines

 

Dengan lebih dari 7.000 pulau dan sejarah yang penuh warna, Filipina memiliki varian hidangan yang kaya akan kelezatan sekaligus keunikan. Jenis, gaya memasak dan tata hidang makanan telah berevolusi dari asal-usulnya selama berabad-abad  dengan pengaruh budaya Melayu, Spanyol, Cina, dan Amerika, serta pengaruh Asia dan Latin lainnya disesuaikan dengan bahan-bahan asli yang dapat di temukan di negara Filipina.

Hidangan negeri Filipina memiliki kompleksitas cita rasa yang mendalam yang dapat digambarkan dengan kata linamnam. Dalam kamus Tagalog, Linamnam memiliki arti harfiah dari “kelezatan”, namun arti dari kata tersebut tidak hanya menggambarkan sebatas kelezatan. Kata yang di ambil dari kata malinamnam, menggambarkan kualitas rasa gurih dan harum dari sebuah hidangan.

Michael Macatiag, Sonny Almandres and Paul Samonte - SATOO, Shangri-La Hotel, Jakarta

Michael Macatiag, Sonny Almandres and Paul Samonte. Photo by: SATOO, Shangri-La Hotel, Jakarta

Restoran SATOO yang berlokasi di Shangri-La Hotel, Jakarta, mendapat kehormatan untuk  menjadi tuan rumah penyaji hidangan Filipina terbaik yang dapat dinikmati oleh para tamu. Philippines Food Festival digelar restoran bertaraf internasional ini mulai tanggal 15-25 April 2013. Berbagai hidangan spesial dari Filipina akan dipersiapkan khusus oleh chef tamu Sonny Jorges Almandres dan Michael Licas Macatiag dari Edsa Shangri-La Hotel, Manila, dan Paul Samonte dari Traders Hotel, Manila. Tidak cuma menyajikan aneka kuliner, Tapi Philippines Food Festival juga menghadirkan beberapa pentas kebudayaan dari kelompok tari Bayanihan yang sudah meraih penghargaan multinasional.


Untuk makanan pembuka, para tamu dapat menikmati salad unik sepertiKilawing Lapu Lapu, Lumpiang Ubod, Silken Tofu with Prawns, Fiddle Head Fern Salad, Pomelo dan Turnip salad dengan Dried Anchovy dan Sprouts. Untuk hidangan utama, para tamu dapat mencoba Seafood Sinigang, Sinigang, Tinolang Manok, Beef Kaldareta, Bulalo Royale, Cod Fish Bacalao, Braised Beef Morcon, Chicken Adobo sa Gata, Salmon Belly sa Miso, Chicken Binakol dan Sweet Shrimp Ukoy.

Chicken Adobo. Photo by: SATOO - Shangri-La, Jakarta

Chicken Adobo. Photo by: SATOO – Shangri-La, Jakarta

Filipina juga memiliki hidangan mie tradisional yang mereka disebut Pancit. Di SATOO, tamu dapat menikmati Pancit Bihon Guisado, Pancit Miki Bihon, Pancit Palabok and Pancit Lomi.

SATOO juga menyiapkan bagian khusus untuk hidangan berbahan dasar babi yang merupakan hidangan favorit negeri Filipina seperti Lechon de Leche, Crispy Pork Belly, Pork Binagoongan,Crusted Pork Estufado, Crispy Pata, Pocero dan Pork Knuckle Humba.

Untuk melengkapi perjalanan kuliner Filipina, jangan lewatkan pilihan makanan penutup Filipina yang sangat menarik. Para tamu dapat menikmati Halo Halo (mirip es campur), Pili Nut Cake, Leche Flan Cake, Barako Pannacotta, Brazo de Mercedes, Pastillas de Leche dan Yema.

Saya memutuskan untuk mejajal seporsi Halo Halo, Brazo de Mercedes dan Pili Nut Cake sebagai akhir dari petualang menjelajah kuliner Filipina di Shangri-La Hotel.

Iklan

2 responses to “The Flavours of Philippines

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s