Melaka Dalam Lensa

Kicauan burung walet bersahut-sahutan menyambut saya saat turun dari bus. Bangunan Merah! Itulah nama perhentian bus di mana saya turun. Lanskap utama kota Melaka ini memang populer di industri pariwisata lokal dan internasional. Wajar saja jika supir bus sudah hafal betul jika ada turis asing yang kebingungan arah menuju Jonker Street, langsung dipandu untuk turun di sini. “Old Town, Jonker street…”, teriak si supir. Inilah pusat turis di Melaka berlalu-lalang menggendong ransel atau menggeret koper.

Saya kembali lagi ke kota yang digelari UNESCO sebagai kota warisan dunia pada tahun 2008 ini. Kerajaan Melayu pernah berjaya di sini sebelum berganti dengan kekuasaan Portugis. Belanda dan Inggris pun tak urung menancapkan kekuasaan di kota yang kental nuansa berbagai budaya ini. Tak cuma itu, catatan sejarah menyimpan bukti bahwa seorang ulama asal Aceh yang sangat disegani dimakamkan di sini. Melaka, entah kenapa, seperti kampung halaman buat saya. Selalu ada kerinduan untuk kembali.

Melaka punya cara sendiri menyambut saya dan para turis. Sebuah bar di Jalan Tukang Besi nampak sepi di pagi hari meski kreatifitasnya begitu “ramai” buat saya.

Saya suka sejarah. Melaka, seperti kota historis lainnya juga dibangun dari rentang sejarah yang tak pendek. Saya juga suka kuliner. Melaka, yang dibangun dari rentang sejarah juga mengendapkan jejak historis pada kulinernya.

Jejak historis tak cuma terhidang dalam menu yang siap disantap. Arsitektur adalah kamus besar yang siap dinikmati dengan gratis oleh siapa pun. Budaya Peranakan, Eropa, India dan bahkan Timur Tengah semua menyatu.

 

 

 

Menghabiskan waktu sambil menikmati kota ini dengan santai adalah ritual buat saya. Melaka bukan untuk yang terburu-buru. Di sini, semua dinikmati dengan santai.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s