Balada Langendriyan

Sekilas, Langendriyan memang serupa dengan sekedar tarian Jawa atau Wayang Orang. Nyatanya, Langendriyan berbeda dengan Wayang Orang. Dalam pentas Wayang Orang, dialog biasanya tampil sebagai percakapan yang kadang diselingi tembang. Langendriyan justru sama sekali menghapus dialog percakapan dan menggantinya dengan dialog tembang. Langendriyan sering juga disebut dengan drama tari karena sang penembang biasanya juga sekaligus menarikan gerakan-gerakan yang cukup sulit. Sayangnya, kesenian yang berasal dari Solo ini sekarang kian pupus eksistensinya. Kalah pamor oleh wayang-wayangan ala komedi televisi yang gemar melempar-lempar blangkon sambil merusak properti panggung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s