Lombok’s Great Escape

Svarga Resort. Jalan Raya Senggigi, Kerandangan (www.svargaresort.com)

Suka melakukan aktifitas naik gunung atau ingin mencoba resort dengan konsep berbeda? Cobalah berlibur ke Lombok dengan menginap di Svarga Resort, Senggigi. Penginapan eksklusif berkonsep “fresh & healthy” ini mengajak para tamunya untuk sedikit melakukan “exercise” selama menginap.

Lokasinya tidak langsung menghadap pantai seperti resort pada umumnya. Svarga terletak di sisi jalan yang berseberangan dengan pantai. Bangunannya dikelilingi bukit yang masih ditumbuhi banyak pohon. Bangunanannya bergaya minimalis dengan warna putih cerah.

Tidak ada lift untuk menuju lantai atas. Semuanya murni menggunakan anak tangga. Sebagian anak tangga dirancang agar para tamu dapat sambil menikmati pemandangan dari ketinggian selama menaikinya. Secara keseluruhan, Svarga mengingatkan saya pada Santorini di Yunani.

Kamar tertinggi adalah Varda Suite yang dilengkapi private pool dan kamar dua lantai. Untuk mencapai kemari, tentu saja tamu harus menaiki puluhan anak tangga (mungkin ratusan) dan tanpa lift. Saya sendiri terpaksa harus mengelap keringat yang mengucur deras saat tiba di atas. Menurut pengelola, Svarga sengaja mendesain konsep seperti ini karena mengadopsi filosofi mendaki Gunung Rinjani. Untuk bisa melihat pemandangan tercantik di puncaknya, para pendaki tentu saja harus bersusah payah dahulu menaikinya. Dalam bahasa Sanskrit, Svarga berarti Surga. Untuk menikmati indahnya surga, tentu saja butuh perjuangan.

Hotel Tugu Lombok. Pantai Sire, Desa Sigar Penjalin. (www.tuguhotels.com)

Siapa bilang akses menuju penginapan luxury haruslah jalan mulus yang tertata rapih? Hotel Tugu Lombok justru membiarkan akses ke lokasi senatural mungkin. Beberapa kali mobil saya nyasar dan harus bertanya pada warga lokal. Sebuah jalan tanah yang tak rata di antara perkampungan dan hutan kecil saya lalui untuk kemudian memasuki area hotel yang dijaga cukup ketat.

Memasuki area hotel, kesan eksklusif langsung terasa. Sebuah lapangan rumput yang cukup luas dan bangunan bergaya rumah tradisi yang dikelilingi pohon rimbun terlihat menyejukkan. Tidak seperti resort mewah yang biasa saya masuki, Hotel Tugu Lombok tidak menyambut saya dengan pintu otomatis dan semburan hawa dingin AC lobby dengan meja resepsionisnya yang fancy. Tidak ada AC di lobby karena konsep bangunannya murni bangunan tradisional yang usianya juga tak muda lagi.  Meja resepsionis sangat sederhana dengan ornamen antik yang sangat kental dengan budaya tradisi.

Baghavat Gita Suites adalah kamar yang memiliki private pool dan menghadap ke pantai. Di bagian depan juga terdapat kolam dengan bunga teratai yang menghias cantik. Kamar ini berkonsep tradisional dan didominasi oleh barang-barang antik di dalamnya. Kamar mandinya adalah ruangan favorit saya. Selain karena berkonsep terbuka, aksesorisnya pun bernuansa tradisi.

Ingin berbulan madu atau melangsungkan pernikahan di sini? Pantai Sire yang berpasir putih siap menjadi altar janji sehidup-semati termasuk juga suasana romantisnya yang akan menemani pasangan selama berbulan madu.

Jeeva Klui. Jalan Pantai Klui No. 1 (www.jeevaklui.com)

Romantisme dan relaksasi adalah paduan yang pas untuk resort ini. Menginap di sini rasanya malas untuk beraktifitas di luar lagi. Ruangan lobby-nya sederhana tapi tampil elegan. Desainnya mengadopsi struktur bangunan lokal dengan bahan kayu, bambu dan beratap alang-alang. Di malam hari, areal sekitarnya sangat romantis.

Sebagian kamar menghadap ke pantai dengan teras yang cukup luas dan dilengkapi sofa untuk bermalas-malasan. Restoran didesain tanpa dinding dan langsung menghadap ke pantai serta kolam renang. Sebagian lobby restoran berkonsep outdoor, cocok untuk dinner bersama pasangan.

Ruangan favorit saya di sini adalah ruang perpustakaan. Bukunya cukup lengkap dengan difasilitasi kursi dan meja yang nyaman. Ruangannya tak terlalu besar namun sangat cozy untuk menghabiskan waktu dengan membaca buku. Untuk breakfast, menu juara pilihan saya adalah waffle dan fresh tropical fruit.

Iklan

7 responses to “Lombok’s Great Escape

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s