The Spirit of Solo

Slogan “The Spirit of Java” bergaung kencang di Kota Solo. Dalam persaingan pariwisata, kota batik ini bahkan mulai menggelar pentas-pentas bertaraf internasional. Solo dulu jarang dilirik pelancong. Ia sering dilewatkan dalam daftar kunjungan liburan. Sekarang, Solo justru penuh gebrakan. Penerbangan internasional dibuka, hampir tiap bulan disibukkan oleh festival dan budaya tradisinya tak mempan dihantam era digital entertainment. Sebelum menggadang “The Spirit of Java“, tampaknya Solo sudah lebih dulu menanamkan the spirit of Solo.

Iklan

2 responses to “The Spirit of Solo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s