Jika Rindu Thailand

Ketika situs berita CNN mengumumkan daftar makanan terenak sedunia di tahun 2011, kita terhenyak dengan rendang yang keluar sebagai juaranya. Namun yang tak kalah penting adalah hidangan Thailand yang kerap tercantum dalam daftar internasional sebagai kuliner paling enak sedunia. Meski rendang meraih juara, tapi beberapa makanan Thailand tetap bercokol dan jumlahnya melebihi kuliner Indonesia. Negeri Gajah Putih ini memang terkenal giat mempopulerkan kulinernya ke seluruh dunia.

Kangen Thailand?

Jika pernah berkunjung ke Thailand, hampir pasti yang dikangeni setelahnya adalah kulinernya. Terngiang akan lezatnya tom yum goong atau mango sticky rice? Rasanya tak perlu lagi. Thai Alley, sebuah restoran yang menyajikan hidangan khas Thailand dengan suasana berbeda siap melepaskan rasa kangen akan makanan Thailand.

Seporsi nang krob pad heng menjadi menu pertama yang saya cicipi. Kudapan ini berupa kerupuk kulit sapi di Indonesia yang kadang dikenal juga dengan sebutan kerupuk rambak. Bentuknya tak terlalu besar dan teksturnya crispy. Bedanya, nang krob pad heng dilumuri saus tom yum yang menjadikannya lebih terasa segar.

Neua yang kemudian menjadi awal dari lauk hidangan utama. Menu ini berupa daging sapi lembut yang dimasak dengan grill dan dipotong memanjang serta dihidangkan dengan saus pedas dan potongan seledri. Menjadi pasangan menyantap nasi, neua yang menghadirkan aroma daging sapi yang asli. Ingin sedikit pedas, tinggal manambahkan sausnya.

Sajian istimewa yang juga merupakan signature dari Thai Alley adalah Grand Seafood Tower. Menu ini hadir dengan aneka hidangan laut yang tersaji dalam dua piring besar yang disusun dua tingkat. Tingkat pertama diisi kepiting, cumi, kerang hijau dan udang yang semuanya dimasak dengan cara direbus. Untuk menikmatinya, nancim talay (sambal seafood) adalah pasangan yang sempurna. Sambal yang mirip saus kental berwarna keruh ini didominasi campuran jeruk nipis. Rasa asam dan pedasnya cocok untuk menjadi penyeimbang aroma hidangan laut rebus yang cenderung mengeluarkan rasa aslinya karena terbebas dari minyak goreng dan bumbu lain. Tingkat kedua menu ini diisi dengan potongan cumi yang digoreng tepung dan udang goreng yang dimasak dengan tusukan lidi mirip satay.

Bagi saya, yang menjadi juara dalam hidangan ini adalah pla garupa manaow, sup ikan kerapu dengan dagingnya yang lembut dan tebal, dimasak dengan campuran jeruk nipis dan cabai. Sup ini didominasi rasa asam dan pedas meski tak menghilangkan rasa asli kerapu yang teksturnya lembut. Mencobanya membuat satu porsi takkan pernah cukup.

Ditutup dengan santan.

Khao niew dam menjadi hidangan penutup. Menu berupa ketan hitam dengan kuah santan yang dihiasi potongan buah leci ini menghadirkan perpaduan rasa gurih santan dan manisnya buah leci, meski rasa santan terasa lebih dominan. Khao niew mamuang yang dikenal juga dengan mango sticky rice juga ikut hadir. Menu yang sering menjadi favorit pemburu kuliner ini berupa ketan yang dimakan dengan potongan buah manga dan saus santan. Rasanya tentu saja perpaduan antara gurih, sedikit asin dan manisnya buah manga.

Asli Thailand

Thai Alley yang sudah hadir di Gandaria City dan Pacific Place Jakarta ini dirancang khusus untuk tak sekedar menghadirkan menu otentik, tapi juga konsep Thai street yang menghadirkan nuansa mirip dengan sudut-sudut kota Bangkok. Meja dan kursi kayu yang hadir dengan warna-warna pastel menambah kesan santai dan dinding restoran dihiasi mural bercorak Thailand.

Meski menggunakan bahan-bahan lokal sebagai bahan utama, tapi untuk bahan dasar, Thai Alley tetap mendatangkan khusus dari Thailand dan diracik oleh koki berpengalaman dari Thailand langsung. Chef Charoen Phranon malam itu berbaik hati menghadirkan berbagai menu andalannya. Tak ketinggalan chef yang didatngkan langsung dari Thailand ini juga menunjukkan berbagai jenis saus dan sambal koleksi Thai Alley. Plang yang sering menjadi cocolan spring roll, kecap jahe wijen yang cocok disantap bersama ayam pandan, sweet spicy untuk gorengan cumi dan nancim padthai yang diramu khusus untuk menyantap padthai.

Thai Alley Gandaria City

South Main St.

Ground floor

021-29008038

Iklan

7 responses to “Jika Rindu Thailand

  1. Terimakasih mas infonya
    Makanan Thailand mmg salah satu fav saya. Sebelum saya telanjur kesana, apakah resto ini sdh ada sertifikat halal mui?

  2. Satu lagi, saya sdh baca beberapa artikelnya. Tp kenapa tidak ada keterangan resto tsb ada atau tidak ada sertifikat halalnya ya?
    Kl boleh usul, kedepannya bs diinfokan mas.
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s