Selamat Datang di Krui

Butuh perjalanan cukup lama dari Bandar Lampung menggunakan bus umum seukuran Metro Mini untuk menuju Krui, desa nelayan yang dipenuhi peselancar asing. Bagi turis lokal, Krui tak menarik, karena menenteng papan surfing tentu saja tak sekeren menenteng kamera mahal buat turis kita. Namun Krui lebih dicintai para pencari ombak di benua luar. Hampir di semua sudut Krui terlihat peselancar asing sedang membawa papan selancar, bersantai atau antre di mini market. Krui dikenal sebagai tempat surfing internasional dengan penginapan khusus peselancar yang bertebaran. Pantai pun riuh dengan aksi orang-orang bule ini di pagi hari. Kalau berjalan ke pasar ikan, jangan kaget melihat ikan marlin sebesar badan orang dewasa dijual di pasar. Simbol Krui adalah ikan marlin yang sedang berenang lincah dengan moncong ke atas.

Iklan

3 responses to “Selamat Datang di Krui

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s