Yudasmoro

Raden Yudasmoro Minasiani tak pernah bercita-cita menjadi seorang penulis perjalanan. Dari kecil keinginannya cuma menjadi pilot pesawat tempur seperti tokoh pujaannya, Tanguy & Laverdure (tokoh komik tentang pilot AU Perancis). Sayang saat memasuki jenjang Sekolah Dasar, Yudasmoro harus mengenakan kacamata dan tak pernah mampu meraih nilai bagus untuk bidang matematika (syarat mutlak seorang penerbang).

Semasa kuliah, Yudasmoro lebih banyak menghabiskan waktunya untuk nonton bioskop dan bergelut di Sanggar Karawitan Jawa. Gagal menjadi pilot tempur, pelan-pelan Yudasmoro bermimpi menjadi seorang kolumnis surat kabar. Tajuk politik adalah minatnya, Budiman Sujatmiko (saat itu pemimpin PRD, sebuah partai terlarang di zaman Orba) Β adalah idolanya. Meski begitu, kecintaan akan dunia dirgantara tak pernah pupus.

Selepas kuliah, Yudasmoro sempat bekerja di bank dan perusahaan asuransi sebelum akhirnya bekerja di sebuah restoran cepat saji sebagai manajer. Hobby menulis dan kecintaannya pada dunia dirgantara tak pernah lepas dari benaknya hingga akhirnya nasib menuntunnya menjadi seorang kontributor artikel perjalanan di sebuah majalah di Medan.

Seperti menemukan jalan hidupnya, Yudasmoro akhirnya melepas jabatan manajernya dan sepenuhnya menjadi seorang penulis perjalanan untuk berbagai media cetak di Jakarta. Yudasmoro memang batal menjadi pilot tempur, tapi ia tetap bisa dekat dengan dunia dirgantara karena pekerjaannya yang sering membawanya terbang. Ia pun gagal menjadi kolumnis politik di surat kabar , tapi ia justru menulis reportase perjalanan di berbagai majalah.

Tahun 2008, Yudasmoro menerbitkanΒ novel pertamanya berjudul “Fast Food United” yang diinspirasi dari pengalamannya bekerja di restoran cepat saji selama delapan tahun. Pengalamannya sebagai penulis lepas perjalanan juga memotivasi dirinya untuk kembali berkarya dengan menerbitkan buku “Travel Writer” pada 2012.

Yudasmoro pernah menjadi Managing Editor di majalah travel Panorama dan Get Lost besutan Panorama Group. Sempat juga menjadi kontributor tetap untuk Sriwijaya Inflight Magazine dan menjadi Managing Editor di majalah travel Getaway. Karya-karyanya pernah dimuat di: Sriwijaya Inflight Magazine, Jalan Jalan, Aplaus the Lifestyle, Getaway, Garuda Inflight Magazine, HelloBali, Jakarta Java Kini, Lion Magazine, Traveltren, Travelwan, D’Sari, National Geographic Traveler, Tamasya, Liburan, dan Panorama.

Pada 2017, Yudasmoro memutuskan berhenti dari kiprahnya di majalah perjalanan dan bergabung di tim redaksi majalah KENDURI, majalah gastronomi Indonesia pertama.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Raden Yudasmoro Minasiani, lahir di Balikpapan (Kalimantan Timur) dari pasangan Jawa asli. Besar dan menetap di Jakarta. Cita-citanya: memiliki homestay di pinggir pantai, punya kedai sop kikil (salah satu makanan favoritnya) dan mengunjungi Azerbaijan (negeri pecahan Uni Sovyet).

Iklan

36 responses to “Yudasmoro

  1. bukunya menggoda saat mencari bacaan di salah satu toko buku 2 bulan lalu, ‘gak salah saya bawa pulang. inspiratif

    pengen juga dapat undangan jalan terus hehehe, sukses ya mas

  2. I think you’ve got the Ideal Job…. you do what you like and you get to traveling…. and not budget travel, it’s traveling with style…..

  3. hallo mas yudas, salam kenal. saya sharifa dari kibar kreasi. saya bisa minta alamat email untuk mengirimkan undangan acara Web in Travel. terima kasih πŸ™‚

  4. Dari Anda, saya banyak belajar untuk tidak kenal lelah berlatih membaca dan menulis, terima kasih sudah menginspirasi πŸ™‚

  5. Inspiratif, saya juga awalnya seorang atlet, tapi kini iseng – iseng nulis sebuah website perjalan wisata di blog saya, lama – lama jadi kebiasaan dan akhirnya asik nulis, sekarang saya mahasiswa semester 5, dan ingin belajar nulis asik lagi…

  6. Salam kenal mas yudas. Tulisannya benar-benar menginspirasi saya untuk terus jalan-jalan sambil menulis πŸ™‚ Oh ya, saya tertarik untuk baca buku nya mas yang travel write…Bisa dibeli dimana yah? Terimakasih.

  7. Salam kenal. Saya baru belajar menjadi blogger, not yet a travel writer, spt mas yudasmoro. Alhamdulillah kemarin baru beli “Trvel Writer”. semoga menginspirasi saya. Saya berterima kasih sekali kl mas yudasmoro bisa kirim artikelnya ke Blog sy at era-wisata.blogspot.com. Don’t you worry you’ll be rewarded as well. Thanx

    • Hai Mas Indra, salam kenal. Untuk buku travel writer saat ini sudah nggak ada di toko buku. Untuk pesan bisa langsung ke Penerbit Tiga Serangkai πŸ™‚

  8. Om Yudasmoro salam kenal. Susah bgt om dapetin bukunya, aku udah coba ke toko buku semacam pasar Senen tp gak nemu. Aku butuh buku om yg “Travel Writer” buat bahan laporan tugas akhir aku. Belinya dimana om? Aku coba ke penerbitnya yg di Solo doakan semoga nemuin yaa om.

    • Om Yudas terimakasih supportnya. Soal buku om Yudas yang berjudul “Travel Writer” gagal aku miliki om, aku coba hubungi penerbitnya tapi katanya sudah tidak ada produksi lagi dan stoknya juga tidak ada. Terimakasih supportnya om, alhamdulillah tugas akhirku berjalan lancar dan sukses. Semoga kita bisa bertemu di lain waktu om πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s